Wednesday, August 22, 2018

Buku Fenomenal NLP Khusus Pengembangan Diri Menjadi Insan Terbaik

Poto sumber Kepogaul.com
Ketika memberikan pelatihan di sebuah perguruan tinggi swasta, salah satu pokok bahasan yang sangat menarik yaitu bagaimana pengaruh “kata-kata” dalam kehidupan kita. Memang menurut ilmu komunikasi, kata-kata hanya memberikan kontribusi sebesar 7%, dibandingkan intonasi sebesar 38% dan fisiologis (bahasa tubuh) sebesar 55%. Walaupun kontribusinya kecil, bila suatu kata-kata diulang secara terus-menerus maka akan mempengaruhi pikiran dan perasaan. 

Mari kita buktikan!
Coba anda bayangkan di suatu sore hari hujan yang sangat lebat. Anda melihat serombongan anak kecil. Mereka masing-masing membawa sebuah payung di tangannya. Tanpa menghiraukan tubuh mereka yang basah kuyup. Dan kadang-kadang tubuh merekapun kedinginan oleh guyuran air hujan.
Mereka dengan semangatnya mulai berlarian kesana kemari untuk menawarkan jasanya kepada setiap orang yang lewat. 

Ya, mereka adalah anak-anak tukang ojek payung. Saat melihat hujan didalam pikiran mereka mengatakan itu rejeki. Kata-kata hujan….rejeki….hujan rejeki… terus bergema di dalam pikiran anak-anak pengojek payung ini. Sekarang coba bayangkan ketika anda sebagai orang tua. Secara tiba-tiba hujan Turun besar di tengah jalan. Ketika itu anak anda baru pulang sekolah. Bajunya pun basah kuyup. Anda pun mengatakan lepada si kecil kata-kata “Hujan…sakit…hujan sakit….” 

Dan kata-kata inipun selalu anda katakan secara berulang-ulang. Di dalam pikiran anak anda yang masih kecil. 

Yang menjadi permasalahan adalah bagaimana program tersebut bisa tertanam dalam pikiran bawah sadar mereka? Tentu saja jawabannya adalah pengaruh kata-kata yang kita gunakan setiap hari secara berulang-ulang. 

Baik lewat tulisan, gambaran, perkataan ataupun lewat perbuatan. Dalam siklus masa kanak-kanak komentar positif yang diterima anak-anak sebanyak 75 kali, dibandingkan komentar negatif yang harus diterimanya sebanyak 460 kali. 

Coba anda bayangkan ketika seorang anak kecil berusia dibawah lima tahun, bila setiap hari dia dihidangi kata-kata umpatan/makian dari orang tuanya. 

Tentu saja isi program dalam dirinya sebagian besar kata-kata umpatan atau makian tersebut.

Sumber : Buku NLP Untuk Lebih lengkap nya Silakan Download 
Reaksi:

0 komentar: